Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Plastik Mahal, Perajin Besek Bambu Blora Ketiban Berkah

A
Penulis: Achmad Syaeroyzi❯
PERMINTAAN MENINGKAT: Perajin besek di Desa Kedungsatrian, Kecamatan Ngawen menerima banyak pesanan besek untuk kebutuhan tempat daging kurban. (ACHMAD SYAEROYZI/RDR.BJN)
PERMINTAAN MENINGKAT: Perajin besek di Desa Kedungsatrian, Kecamatan Ngawen menerima banyak pesanan besek untuk kebutuhan tempat daging kurban. (ACHMAD SYAEROYZI/RDR.BJN)

Advertisement

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kenaikan harga plastik di pasaran justru membawa berkah bagi para perajin anyaman bambu dan besek di Kabupaten Blora. Permintaan besek tradisional untuk tempat pembagian daging kurban melonjak tajam.

Lonjakan pesanan tersebut bahkan membuat sejumlah perajin kewalahan memenuhi permintaan konsumen. Salah satunya dirasakan Dian Agus Yulianto, pemilik usaha Berkah Anyaman Bambu di Desa Kedungsatrian, Kecamatan Ngawen.

Advertisement

Ia mengaku, pesanan mulai satu bulan sebelum Idhuladha. Banyak konsumen memilih memesan lebih awal karena khawatir tidak kebagian besek. ‘’Konsumen bahkan sudah memesan sejak sebulan lalu karena khawatir tidak kebagian atau pesanannya tidak sempat dibuatkan,” ujarnya.

Tingginya permintaan membuat Dian bersama istri dan puluhan warga sekitar harus bekerja ekstra di rumah produksinya. ‘’Untuk keterlibatan dengan warga sekitar ada sekitar 35 pekerja,” katanya.

Menurutnya, bahan baku berupa bambu apus sangat mudah diperoleh di wilayah desanya maupun desa sekitar. Ketersediaan bahan baku yang melimpah membuat produksi tetap bisa berjalan meski pesanan meningkat drastis.

Tak hanya memenuhi kebutuhan lokal, besek produksi Berkah Anyaman Bambu juga rutin dikirim ke Jakarta untuk kebutuhan distribusi daging kurban. Selain besek, rumah produksi miliknya juga membuat berbagai kerajinan lain seperti hantaran, tempat parsel, hiasan lampu, hingga penutup makanan.

Ia mengaku untuk harga besek bambu dijual cukup terjangkau. Tergantung besar kecilnya besek tersebut. ‘’Ukuran kecil Rp3 ribu per biji, ukuran besar Rp 5 ribu per biji,” jelas Dian.

Ia berharap mahalnya harga plastik dapat menjadi momentum masyarakat untuk mulai beralih menggunakan wadah ramah lingkungan. Menurutnya, penggunaan besek bambu maupun bungkus daun jati jauh lebih baik untuk menjaga kelestarian alam, khususnya saat pembagian daging kurban. (ozi/ind)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

UNY Proyeksikan 300 Mahasiswa Tiap Tahun Turut Porgram PSDKU Blora, Dibagi Lima Prodi

UNY Proyeksikan 300 Mahasiswa Tiap Tahun Turut Porgram PSDKU Blora, Dibagi Lima Prodi

Pemkab Blora terus mempercepat proses pendirian kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Kabupaten Blora. Kampus tersebut nantinya dibangun di atas lahan seluas 8,7 hektare milik pemkab yang berada di depan Pasar

Areal Tanam Singkong Kabupaten Blora Hanya Tersisa 72 Hektare, Tiap Tahun Turun Signfikan

Areal Tanam Singkong Kabupaten Blora Hanya Tersisa 72 Hektare, Tiap Tahun Turun Signfikan

Pertanian singkong di Kabupaten Blora kian ditinggalkan petani. Dalam lima tahun terakhir, luas areal tanam singkong terus mengalami penurunan drastis. Bahkan pada 2025, luas tanam singkong di Blora hanya tersisa 72 hekt

Jelang Idul Adha, Permintaan Cek Kebuntingan Sapi Blora Naik 25 Persen

Jelang Idul Adha, Permintaan Cek Kebuntingan Sapi Blora Naik 25 Persen

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, permintaan layanan pemeriksaan kebuntingan sapi di Pasar Pon Blora mengalami lonjakan. Peningkatan permintaan tercatat mencapai sekitar 25 persen seiring meningkatnya aktivitas

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer